My alternate blog…
<

I’m back… setelah "libur" selama beberapa hari, akhirnya gw balik ke Indo lagi, balik ke Jakarta lagi, balik ke rumah lagi… Dan itu artinya, balik ke PROJECTS lagi… hahaha…

Well, lima hari yang baru lewat ini lumayan sukses menghilangkan bosan gw ngerjain projects (yang udah berminggu2 dan masih akan berlangsung paling gak seminggu lagi). Kunjungan ke India kali ini lumayan lebih menyenangkan daripada yang dulu, jadi gw coba ceritain dalam blog kali ini…

Perjalanan yang sepenuhnya disponsori Google ini dimulai dari Jakarta (ini sih udah jelas.. :P), naik SQ ke Singapore hari Rabu sore, lanjut dengan SQ lagi ke Bangalore (4 jam). Sampai ke Bangalore jam 10, dan sejak di airport mulai merasakan kesan India… mulai dari antrian imigrasi yang lamaa dan gak jelas (sama aja kayak di Indo, ngantri imigrasi bisa setengah jam lebih), disusul dengan bagasi yang baru keluar sekitar satu setengah jam setelah pesawat mendarat… (untungnya sampai dengan selamat sih). Oh iya sebelum lupa, yang berangkat dari Jakarta ada 3 orang, yaitu gw, Mr. Raymond (dosen Binus Inter), sama Andoko Chandra (Binus Reguler). Yang berangkat dari Singapur ada 3 orang : Felix Halim, Bramandia, Ainun (semua orang Indo).

Keluar dari arrival hall, nemu petugas dari hotel "The Chancery Pavilion" yang uda menunggu. Jalan beberapa langkah menuju tempat menunggu mobil, jelas sekali mulai terlihat style traffic India : macet, klakson di mana2, dan mobil2 saling nyerobot. Kalo compare sama di Jakarta, mungkin bisa dibayangin kalo (hampir) semua pengemudi di sana menyetir dengan gaya koboi seperti supir taksi / angkot di sini (kebayang donk gimana semrawutnya).

Tahun 2003 gw pernah ke New Delhi dan lumayan mengecewakan… tapi kali ini gw berkunjung ke Bangalore dan agaknya kota yang satu ini jauh lebih baik. Hotel yang kita tempatin ini bintang 5 (kayaknya sih), dan sempet liat bahwa rate kamar yang kita tempatin (double deluxe) itu 230USD. Jelas bener bahwa Google memang niat banget mo sponsorin kita (mereka ngundang semua team yang ke Tokyo - ACM ICPC World Final untuk berkunjung ke kantor Google terdekat). Tiket pesawat SQnya pulang pergi aja udah 1900 USD… Denger2 sih hotel yang ini masih baru (baru 1.5 tahun), makanya masih bagus layaknya hotel - hotel di Jakarta… Kamarnya lumayan bagus, standar hotel berbintang lah. Sampai di kamar gw langsung tidur… karena uda sakit kepala (kurang minum sepanjang perjalanan kayaknya).

Keesokan harinya bangun agak siang, kira - kira jam 8.30 waktu India (GMT+5.5), mandi, sarapan, lalu mulai berpetualang. Karena rombongan yang dari Singapur belum tiba, kita ber-3 yang udah nyampe duluan memutuskan untuk nyewa taksi hotel seharga 1500 rupee untuk 4 jam keliling kota, ditambah overtime 3 jam jadi sekitar 1800an rupee. Satu rupee harganya 230 rupiah dengan rate money changer di hotel.

Pas itu sempet mengunjungi gedung Parlemen (dan gedung High Court di seberangnya). Lumayan bagus gedungnya, arsitektur Eropa gitu deh… dan kayaknya gedung parlemen itu adalah gedung terbagus di Bangalore. Sempat juga mengunjungi Bangalore Palace dan kesan yang gw dapet adalah istananya sangat gak terawat.. walopun interiornya barang mahal, semuanya udah agak rapuh, berdebu, ato rusak… sempet liat juga raja yang nempatin istana itu, berhubung beliau lagi mau keluar istana, jadi ngeliat waktu dia masuk ke mobil (Mercedes baru, entah seri apa). Jujur aja agak mengecewakan untuk ukuran sebuah palace sih… Tempat wisata terakhir yang sempet dikunjungi adalah yang namanya "Botanical Garden".. taman kayak kebon raya gitu tapi jauh lebih kecil dan gak gitu rimbun pohon - pohonnya.

Selain tempat wisata, driver yang ngaterin kita juga bawa kita ke beberapa toko. Kita sempat datengin dua toko souvenir, yang rupanya jual karpet, baju, pajangan, dan perhiasan (standar toko souvenir di sana kayaknya, barangnya mirip2). Yang pertama namanya CIE, di situ gw sempet beli dua buah pendant dari batu topaz biru (biru laut gitu, bagus sih menurut gw). Bayar dengan Visa Electron gw, ternyata sama aja kayak dipakai belanja di Indo. Di toko yang kedua, gak beli apa2 karena barangnya sama aja sama toko pertama, dan gw juga uda pernah ke India jadi gak tertarik beli hiasan marmer.

Toko terakhir yang dikunjungi hari pertama itu adalah sebuah toko buku. Toko buku ini konon katanya yang paling gede di Bangalore, namanya Ganggaram’s Book Bureau. Buku - buku di sini (terutama komputer) lengkap dan banyak buku baru. Yang menarik adalah buku - bukunya kebanyakan terbitan khusus untuk India yang harganya lumayan miring (Low Price Edition). Karena berencana hari sabtunya mau datang lagi ke toko ini, jadi kita gak beli apa2 dulu. Abis itu balik ke hotel, istirahat sebentar dan siap2 ke acara dinner dari Google.

Toko - toko di India ini hampir semua (kecuali toko buku) menganut sistem penjualan "push" mode. Jadi yang jaga toko bener2 agresif nawar2in barang2nya, setengah maksa gitu deh… Begitu beli satu, langsung ditawarin barang lain, begitu seterusnya… Harus bener2 hati2 kalo gak mau habis duit banyak… dan menurut gw barang India buatannya gak gitu rapi, jadi harus teliti memilih.

Sempet juga ada kejadian lucu, hotelnya mati lampu selama kira - kira 15 menitan (entah kenapa)… jadi telat turun untuk menghadiri dinner (yang ternyata banyak yang belum hadir juga..). Di situ ketemu team2 lain dari India, Bangladesh, dan beberapa orang google. Acaranya ternyata cuma ngobrol2 dan makan2, ada juga disediain puzzle 500 piece di meja - meja buat yang iseng… (team dari Indonesia sukses nyelesein puzzle keesokan harinya, gambarnya menara Eiffel) haha…

Acara untuk hari Jumat adalah kunjungan ke kantor Google, dilanjutkan makan siang di sebuah restoran namanya Samarkhan. (Kunjungan ke kantor Google gak bisa diceritain, soalnya under Non-Disclosure Agreement hehehe…). Restoran ini menyajikan makanan "Afghani", menurut seorang Googler (karyawan Google) yang makan semeja dengan kita. Makanannya dengan gaya "tandoori", intinya sih grill gitu dengan bumbu India… Kita disajikan macamnya grilled chicked, lamb, dessert khas India… minumnya pakai cawan dari kuningan (entah sih, pokoknya logam kuning gitu, gak mungkin emas lah).

Setelah itu dilanjutkan acara main paintball dengan para Googler juga… (gak gitu exciting sih…). Acara terakhir bersama Googler adalah dinner di sebuah resto kecil (gak ada orang lain kayaknya), yang menyajikan makanan entah makanan mana, rasanya aneh2 tapi ada beberapa menu yang enak juga…

Hari terakhir di India diisi dengan berburu buku di toko - toko buku… Ada 3 toko buku yang kita kunjungi, Crosswords, Blossoms, sama Ganggarams. Gw beli 5 buku dengan total harga gak lebih dari 400an ribu rupiah, padahal bukunya buku2 berat yang di Indo harganya bisa 200rb`an satuannya…

Malemnya balik lagi ke Airport, check-in`nya ternyata ngantrinya semrawut juga (jauh lebih semrawut dari Indo, ini kayak bandara di kota kecil yang dijadiin bandara internasional…). Lewat imigrasi, naik ke pesawatnya dan ternyata berangkatnya telat sekitar setengah jam…

Pesawat kita tiba di Changi sekitar jam 6 (Minggu pagi)… jalan2 di airport dulu sebentar untuk internetan, Andoko tuker dolar singapur, abis itu keluar dari airport sekitar jam 9. Tujuan pertama, naik MRT ke Orchard road… gw makan sebentar di McD, lalu kita ke Kinokuniya. Buku yang dicari Andoko (Support Vector Machine, AI gitu deh) ternyata ada di sana tapi harganya gila, 70-170 EUR haha… gak jadi beli deh…

Siangnya kita ketemu dengan temennya Andoko bernama Eka (ex Binusian yang sekarang kerja di Sing), dan dibawa jalan2 ke Chinatown (tempat souvenir gitu), abis itu ke Suntec city, liat pameran komputer. Pamerannya rame banget, karena udah hari terakhir. Saking ramenya sampe berdesak2an di semua tempat di dalam hall pameran… Barang - barang di sini harganya hampir sama dengan di Indo, tapi jauh lebih lengkap. Laptopnya jauh lebih lengkap, dan produk terbaru yang baru keluar satu-dua minggu udah muncul di pameran (di Indo sih bisa berbulan2… kacau). Masih membawa backpack gw berisi kamera dan laptop yang hampir 10 kg beratnya, telapak kaki gw mulai pegal2, untungnya udah saatnya balik ke airport lagi. Di airport gak perlu check-in karena uda pegang boarding pass sampe ke Jakarta…

Naik flight SQ lagi, kita tiba di Jakarta jam 7 malam. Ngantri di Imigrasi makan waktu 1 jam… parah… sampe di luar bagasi udah keluar dan langsung dijemput pulang… akhirnya gw balik lagi ke rumah, bisa tidur tenang karena hari ini libur.

Setelah dicek, ternyata belanja pake kartu Visa electron jauh lebih menguntungkan daripada bawa dollar trus dituker jadi Rupee… rate pake kartu beli cuma 227 rupiah per rupee, sedangkan kalau tuker dollar kira2 kena 237 rupiah per rupee… Kayaknya lain kali gw keluar negeri, belanja pake kartu terus aja lah… Oh iya, ternyata tuker rupee ke rupiah jangan dilakukan di Singapore, karena ratenya jadi jelek banget, tinggal 197. Jauh lebih menguntungkan tuker rupee jadi dollar di India, trus dollar jadiin rupiah di Jakarta…

Thx buat yang udah baca cerita ini ^_^ apakah anda jadi ingin ke India? hehe…

-Kurniady

June 4th, 2007 at 10:39 am


One Response to “I’m back… (In Indonesian)”
  1. 1
      Fiona says:

    hemm… lebih macet dari jakarta? pikir2 dulu deh…
    eh, tapi 5 buku tebel 400ribuan…? >< gimana yah duh…